Jumat, 05 Agustus 2011

~~ Selamatkanlah jiwa-jiwa ini yaa illahi ~~

Suaranya melirih..
seakan sesak di dadanya membuncah.
keindahan yang memudar membawanya kedalam duka yang melara.
tangis tak akan ada arti lagi jika waktu tlah pergi dan berlalu.

jiwa yang terselimut di atas kecongkakan hati..
mengulum indah bak mengindahkan syurga dunia
melayang layang seolah ia lah yang paling istimewa.
tertawa.. tertawa dan tertawa dalam buaiannya.

betapa ia lupa akan fitrahnya sebagai manusia..
betapa ia lupa akan dunia yang tiada akan pernah abadi.
dan betapa ia lupa akan kesempurnaan tiada secuilpun ia dapatkan.
oohh.. betapa nistanya jika jiwa ini jika begitu adanya.

yaa Allah yaa Rabb..
jika keindahan itu adalah kamuflase belaka.
maka selamatkanlah jiwa jiwa yang merapuh ini dari cengkramannya.
selamatkanlah jiwa jiwa ini dari indahnya buaiannya.

yaa Allah yaa Rabb..
sungguh tiada arti jika keindahan itu hanya ku dapatkan di dunia yang sesingkat ini.
sungguh tiada arti jika keistimewaan itu hanya ku dapatkan di dunia fana ini.
jika semuanya hanya mengundang murkaMu dan menjadi belenggu untukku menuju syurgaMu.

Naudzubullah... selamatkanlah jiwa jiwa ini dari semua kamuflase dunia yaa Rabb..

Minggu, 31 Juli 2011

~"~ Astagfirullah... ~"~

Astagfirullah.. astagfirullah.. astagfirullah...

yaa Rabby... ampuni segala dosa dan nista yang sempat tertanam di jiwa yang merapuh ini. keinginan untuk kembali fitrah  begitu kuat. dan di bulan yang penuh berkah ini tiada secuil pun ingin ku sia siakan dengan adanya segumpal dendam masa lalu. dendam yang membutakan hati.. dendam tentang kesakitan yang merajai. dendam yang menorehkan tinta hitam. bahkan dendam yang tak ingin ku adai hadirnya. Astagfirullah... sungguh jiwa ini pun tak ingin kehadiran penyakit hati itu tumbuh dan berkembang menutupi kesucian dari lembutnya Qalbi. kesucian dari keindahan akan arti kata " Memaafkan ". yaa Illahi.. sungguh hati ini pun Engkau yang memiliki. dan sungguh hati ini pun Engkau yang mengendalikan. dan aku.. aku hanya bisa berserah atas apa yang telah Engkau selipkan di dasar Qalbi ini. yaa Illahi.. jika kata maaf tak jua ku lontarkan kepada hati-hati yang sempat mendzolimi. maka aku inginkan sebuah keridhoan dariMu.. atas apa yang aku rasa. yaa Illahi.. sungguh tak ingin ku tanamkan di dasar Qalbi ini untuk menyemai kebencian. sungguh tiada niatan dan tidak akan ku biarkan penyakit itu mengotori akan keindahan Qalbi.
yaa ALLAH yaa Rabb.. izinkan diri ini mengikhlaskan apa yang sempat menjadi benalu di benak ini, izinkan diri ini mengucap satu kata " Memaafkan " untuk jiwa jiwa yang sempat mendzolimi. dan izinkan diri ini untuk senantiasa menjadi pribadi yang lembut di mataMu. dan di mata mereka yang sempat ku dzolimi. entah itu di sengaja ataupun tidak.. Wallahu A`alam

Senin, 25 Juli 2011

~"~ Jika benar mencintaiku ~"~

Jika benar mencintaiku...
jaga lisanmu.. agar tidak membuatku tergelincir kedalam angan angan.
Jika benar mencintaiku...
jaga pandanganmu... agar tidak menyurutkan kehormatan yang ada.
Jika benar mencintaiku...
jaga perbuatanmu... agar tidak meluluhkan kesucian yang ada.
dan Jika benar mencintaiku...
jaga hatimu... titipkan segala rasa dan kerinduan kepada sang pencipta rasa ini.
yaa akhi... 
Inginku tak hanya sekedar meluapkan rasa.
sebab tiada guna jika keindahan itu 
kita kotori dengan nafsu sementara.
sebab tiada arti jika keindahan itu
kita kotori dengan angan angan tak berujung.
yaa akhi...
Jika benar mencintaiku
Coba sejenak kau pandang aku dengan mata keimananmu.


Jumat, 22 Juli 2011

~"~ Diam ku.. ~"~

Diam..
Diamku bukan tanpa rasa
Diamku bukan tanpa arti
dan.. diamku bukan menghampa.
Sebait kata terukir di disudut qalbi
mengindahkan rasa yang  tak ingin ku indahkan.
memaknai rasa yang tak ingin secuilpun ku maknai.
entah itu indah.. 
entah itu tidak.
Diam..
haruskah ku ungkap dari apa yang kau paksa ??
dan haruskah ku ungkap dari apa yang ingin ku hindarkan ??
Diam..
jangan paksa aku untuk pergi dan berlalu meninggalkanmu.
cukup hanya denganmu ingin ku artikan semua kegelisahan ini.
agar tak ada sebongkah Qalbi yang teraniaya.
Diam..
izinkan aku tetap menjaga diamku ini dengan bermuhasabah.