hari ini saya awali dengan hati yang bergembira, why not ?? pagi yang cerah ini sangat disayangkan jika di lewati begitu saja hanya dengan tidur tanpa ada aktifitas apapun. berbagai kegiatanpun saya mulai setelah menjalankan ibadah sholat hajat dan dhuha yang sedang saya tekuni saat ini. dan insya allah hal itu tidak akan saya tinggalkan di hari-hari berikutnya. setelah selesai shalat saya pun langsung mengincar selembar selimut yang tergeletak di tempat tidur untuk dicuci donk pastinya, dan juga sehelai sweeter yang menggantung di balik pintu kamar. pagi itu masih sangat segar... dengan awan yang masih kemerah-merahan mewarnai pagi dengan penuh riang. tak lupa juga handsate yang menempel di telinga membuat hati semakin sumringah " bahasa jawa " berbagai kegiatan itu sengaja saya kerjakan di pagi hari agar tidak melewati moment yang indah itu. setelah pekerjaan kamar semuanya selesai, saya lihat jam di handphone masih sangat pagi dan cuaca di luar yang masih terlihat segar dengan teriknya yang indah.
Selasa, 05 April 2011
Senin, 04 April 2011
Sabtu, 02 April 2011
::: Temukan aku di surga :::
perempuan itu terdiam, sembari memaknai dari setiap kata di atas kertas warna jingga itu. hatinya seakan beku, tubuhnya gemetar, nafasnya seakan terhenti sejenak. sesak... hingga rasa sesaknya itu tak dapat terbendung lagi. ia hela nafasnya secara berlahan. air mata yang tadinya tak ingin ia tumpahkan. namun... hati dan perasaan itu tak bisa lagi bersahabat dengannya. air matanya tumpah memgoreskan noda di atas tinta hitam pekat itu.
perempuan itu tak pernah menitikan air matanya selain saat dia dalam keadaan menghadapNya, dalam keadaan kekhusuannya bermunajat kepada tuhannya Allah SWT. namun kali ini... entah apa yang membuatnya seperti itu. sesekali ia mengulang kata-kata yang membuat hatinya menangis.
perempuan itu tak pernah menitikan air matanya selain saat dia dalam keadaan menghadapNya, dalam keadaan kekhusuannya bermunajat kepada tuhannya Allah SWT. namun kali ini... entah apa yang membuatnya seperti itu. sesekali ia mengulang kata-kata yang membuat hatinya menangis.
Jumat, 01 April 2011
::: Aku dan al-Qur'an ku :::
perempuan muda itu terus berlari,dia hempaskan tubuhnya diatas pasir putih yang terlihat bersih itu. masih terlihat sunset mewarnai sore di tepi pantai, desiran ombak yang tenang mengiringi tangis yang sedari tadi sempat dia tahan. tak ada seorangpun terlihat di sore itu. hanya nampak burung-burung yang terbang bebas seakan enggan untuk mendekatinya. dengan genggaman pasir yang dia remas berlahan semakin terbuang. sesekali dia berteriak untuk menumpahkan segala gundah dan penat di hatinya. ya, dia memang bukan baru pertama kalinya berada di tempat itu. namun sesering dia mendatangi tempat itu dengan keadaan yang sama. tak ubahnya itu hanyalah pelampiasan dari hati yang dia sendiripun tak pernah menginginkannya. dan... semakin dia sering mendatangi tempat itu bayangan dari wajah sosok lelaki itu semakin nyata. sosok lelaki yang dulu sempat ada di hari-harinya. namun inilah takdir... takdir dariNya yang tak pernah bisa kita ketahui ending dari sekenarioNya.
Langganan:
Postingan (Atom)


